Ada yang pernah dengar Gili Trawangan? Pasti sebagian besar sobat traveler sudah paham tentang satu nama objek wisata yang terkenal di Pulau Lombok itu. Yap, Gili Trawangan adalah jajaran pulau-pulau kecil yang menawarkan keindahan pantai dan lautnya yang eksotik. Nah, di Jawa Timur, tepatnya di Pulau Madura ada satu pulau yang memiliki pantai tak kalah eksotiknya, namanya adalah Pulau Gili Labak.

pantai pulau gili labak

Perahu nelayan Gili Labak | ©wisatawan.id/Reffi

Pulau Gili Labak adalah sebuah pulau kecil yang masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep, Madura. Objek wisata ini termasuk relatif baru dan akses kesana juga masih belum sepopuler Gili Trawangan. Namun, dijamin deh, keindahan pantai dan pulaunya pasti membuat sobat ingin kembali lagi.

Bagaimana Menuju ke Pulau Gili Labak?
Karena masih tergolong baru, sobat sebaiknya menggunakan jasa travel agent. Jasa travel agent yang sudah terpercaya di Surabaya salah satunya adalah The Journesia. Jenis tournya adalah open trip, sehingga cocok buat sobat yang ingin ber-solo-trip.

Biaya yang diperlukan juga relatif tidak mahal. Untuk perjalanana one day trip menghabiskan  200 ribu, dua hari satu malam menghabiskan biaya 300 ribu saja. Kedua harga tersebut berlaku jika sobat dari meeting point Surabaya yaitu di Bungurasih dan Gubeng. Harga bisa lebih murah jika meeting point dari Sumenep.

Dengan menggunakan travel agent, sobat tidak perlu direpotkan dengan penyewaan perahu hingga fasilitas menginapnya. Budget yang tidak mahal itu sudah meliputi biaya transportasi, biaya makan (disesuaikan dengan jenis trip), biaya sewa perahu, sewa penginapan dan juga snorkeling serta dokumentasi. Komplit banget kan?

Jika bergabung dengan trip The Journesia, sobat akan diminta untuk berkumpul di meeting point yang sudah ditentukan. Jam berkumpul biasanya pukul 9 malam, dan sekitar pukul 10, baru perjalanan akan dimulai. Start dari Surabaya lalu menyeberang ke Madura melalui Jembatan Suramadu. Gunakan waktu untuk istirahat di dalam mobil karena perjalanan keesokan hari akan menghabiskan cukup banyak tenaga.

Kira-kira sekitar pukul 5 pagi, sobat akan menyeberang ke Pulau Talango dengan kapal penyeberangan yang hanya menghabiskan waktu kurang lebih sepuluh menit. Perjalanan masih terus berlanjut hingga sampai di wilayah pinggiran pantai Talango, tempat menyeberang menuju Pulau Gili Labak.

Sebelum menyeberang, sobat traveler bisa beristirahat sejenak untuk membersihkan diri dan sarapan. The Journesia sudah bekerjasama dengan salah satu penduduk yang bisa memberikan tempat peristirahatan sementara dan juga sarapan pagi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat traveling ke Gili Labak
Kalau sobat tidak pandai berbahasa Madura dan tidak menguasai medan menuju Gili Labak, sangat tidak disarankan untuk trip sendirian atau pergi bersama teman yang sama tidak pahamnya. Lucu saja jika mau tanya arah tapi mereka tidak bisa berbahasa Indonesia.

Selain itu, sebaiknya sebelum menyeberang tas ransel atau bawaan lainnya dibungkus dengan tas kresek besar supaya tidak terkena air laut. Sebaiknya bawa pakaian dengan bahan yang tidak terlalu berat jika terkena air.

Dan yang penting, alasan mengapa dianjurkan untuk tidak membawa banyak bawaan adalah karena di Pulau Talango dan Pulau Gili Labak tidak ada yang namanya dermaga. Jadi untuk naik perahu motor, sobat harus rela berbasah-basah ria menahan gelombang air laut yang tingginya bisa mencapai sepinggang orang dewasa, menuju perahu ditambatkan. Perahu motor nelayannya bisa mencakup sampai 20-an penumpang.

Waktu yang dibutuhkan untuk menyeberang menuju Gili Labak adalah sekitar satu sampai dua jam, tergantung kondisi pasangnya ombak laut. Karena naik perahu motor itu tidak ada penutupnya sama sekali, jangan lupa oleskan sunblock, gunakan kacamata hitam dan topi lebar jika perlu.

Satu jam lebih terpanggang matahari bisa membuat kulit terkelupas kalau tidak tahan. Ada yang mabuk laut? Bawa persediaan obat anti mabuk karena hempasan lautnya lumayan menegangkan dan juga angin lautnya bertiup cukup kencang. Sesekali sobat akan dihadiahi cipratan air laut karena hempasan gelombang.

The Journesia akan membawa beberapa guide yang akan membantu rombongan tripnya selama di pulau Gili Labak, dan semua guidenya bisa berbahasa Madura. Tidak perlu ada fee tambahan untuk guide karena paket trip sudah mengakomodasinya.

Sesampainya di Pulau Gili Labak, mata kita akan dimanjakan oleh sebuah pantai berpasir luar biasa putih, dan laut yang bening. Pasti sobat nggak sabar ingin segera berenang atau snorkeling.

Keunikan Gili Labak
Pulau Gili Labak adalah pulau kecil yang hanya ditinggali sekitar 25 kepala keluarga. Cukup berjalan-jalan sekitar setengah jam maka sobat bisa mengelilingi keseluruhan pulau. Pasir pantainya sangat lembut, jarang ada kerikil, bahkan saking lembutnya rasanya seperti sedang menginjak tepung terigu.

pantai pulau gili labak

Pantai yang bersih di pulau Gili Labak | ©wisatawan.id/Reffi

Sayangnya, sinyal telepon sangat sulit di sini, hanya ada satu spot yang memang dikhususkan bagi pengunjung yang ingin menggunakan telepon dan internet. Listrik pun hanya menyala jam lima sore sampai tengah malam, jadi sobat perlu bawa power bank untuk mengisi batere ponsel dan kamera jika memang diperlukan saat siang hari.

Uniknya lagi, ikan-ikan kecil dan juga jajaran terumbu karang di Gili Labak cukup bervariasi. Namun hati-hati dengan bulu babi, terkena bulu babi bisa membuat kaki sakit lalu menimbulkan demam.

Untuk masalah view, jangan khawatir karena saat sunrise, pancaran cahaya matahari yang baru bangun, berpadu dengan barisan perahu nelayan dan laut yang bercahaya pelan-pelan, sangat indah untuk dinikmati.

Penginapan di Pulau Gili Labak
Sayangnya, belum ada penginapan yang memang sengaja dibuat. Untuk menginap, sobat traveler yang ikut trip The Journesia bisa tidur di mess yang memang sengaja dibangun. Beberapa lainnya ada yang sengaja membangun tenda di tepi pantai.


Lihat pula: Taman nasional Baluran, Banyuwangi.

Itu adalah pengalaman saya berwisata di pulau Gili Labak. Yuk, ajak teman-teman kamu ke Gili Labak, sobat traveler. Kecantikan pulau kecilnya akan menggoda kita untuk kembali. Untuk informasi open trip dengan The Journesia, kunjungi saja website www.thejournesia.com atau kepoin instagramnya @thejournesia_ untuk info lainnya.

https://i2.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/11/gili-labak-2.jpg?fit=960%2C636&ssl=1https://i2.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/11/gili-labak-2.jpg?resize=150%2C150&ssl=1ReffiKepulauanMadura,Sumenep,Sunrise
Ada yang pernah dengar Gili Trawangan? Pasti sebagian besar sobat traveler sudah paham tentang satu nama objek wisata yang terkenal di Pulau Lombok itu. Yap, Gili Trawangan adalah jajaran pulau-pulau kecil yang menawarkan keindahan pantai dan lautnya yang eksotik. Nah, di Jawa Timur, tepatnya di Pulau Madura ada satu...
The following two tabs change content below.

Reffi

Seorang blogger di www.wordholic.com. Japanese interpreter. Penulis 4 novel dan puluhan antologi, book addict, travelholic