Pulau Belitung – Sobat mungkin pernah menonton film Laksar Pelangi yang diangkat dari novel kepunyaan Andrea Hirata. Dalam film tersebut menceritakan kisah inspiratif anak – anak yang bersetting di Kepulauan Belitung. Sebelum membahas keindahannya, ada baiknya kita mengetahui letak geografis pulau ini.

Pulau belitung - pulau laskar pelangi

©wisatawan.id/Citra

Belitung, penduduk setempat menyebutnya dengan Belitong adalah sebuah pulau lepas pantai di timur Sumatera yang diapit oleh selat Gaspar dan selat Karimata. Daerah penghasil timah terbesar di Indonesia ini cukup banyak dihuni oleh penduduk etnis Tionghoa.

Pulau Belitung menjadi terkenal sejak penayangan Film Laskar Pelangi, Pulau yang tadinya sepi dan mulai banyak ditinggalkan para pendatang karena hasil tambang timahnya yang semakin sedikit, mendadak menjadi ramai dikunjungi banyak orang  yang ingin melihat secara langsung keindahannya.

Pemandangan Pulau Belitung memang ternyata banyak memikat banyak orang. Pulau yang dulunya hanya sebagai penghasil timah ini bertransformasi menjadi salah satu destinasi liburan favorit di Indonesia. Pulau Belitung memiliki banyak pantai dan lebih dari 100 pulau mengelilingi kawasan pulau belitung, hampir semuanya dihiasi pasir putih, namun tak semuanya berpenghuni.

Pantai di Belitung ini memang sedikit berbeda dari pantai lainnya yang pernah sobat temui, disini sobat akan melihat banyak sekali hamparan batuan granit yang sangat besar tersebar disepanjang perairan dan  bibir pantai.  Batu granit berukuran raksasa ini berdampingan bersama indahnya pemandangan sekitar yang memesona, membentuk terowongan yang dibawahnya terdapat perairan yang tenang.

Beberapa pantai terkenal dipulau Belitung adalah Pantai Tanjung Kelayang Beach, Pantai Burung Mandi, Pantai Tanjung Binga, Pantai Punai, dan Pantai Membalong, dan Pantai Tanjung Tinggi.

Pantai Terfavorit di Pulau Belitung
Nah, berbicara soal pantai, kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai Pantai Terfavorit di Belitung yang juga menjadi latar Film Laskar Pelangi, yaitu pantai Tanjung Tinggi.

Pantai ini terletak di sebelah utara Belitung atau kurang lebih 35 km dari Pusat Kota Tanjung Pandan. Pemandangan Pantai Tanjung Tinggi memang sangatlah indah , hamparan pasir putih dan batu-batuan granit raksasa serta air yang tenang berwarna biru muda kehijauan sangat sempurna dijadikan tujuan berwisata anda, baik bersama teman, keluarga atau pasangan karena suasananya mampu mengobati stress anda akibat rutinitas sehari – hari.

Pantai Tanjung Tinggi di Pulau belitung - pulau laskar pelangi

©wisatawan.id/Citra

Tak hanya menawarkan keindahan pemandangannya saja, Pantai ini sangat menggoda pengunjung untuk berenang, karena airnya yang super jernih, tenang dengan ombak yang sangat tenang. Anda tak perlu khawatir untuk berenang disini, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, airnya sangat tenang bahkan nyaris tanpa ombak sehingga anda tak perlu takut terbawa ombak.

Bebatuan dipinggir – pinggirnya pun bisa anda jadikan sandaran ketika lelah berenang, rasanya sangat luar biasa beristirahat di bebatuan ini, seperti menyatu dengan alam. Selain berenang anda juga bisa mencicipi berbagai aktivitas lainnya seperti berjemur, snorkling , memancing, bermain jet sky, hingga berjelajah pulau dengan kano.

Bangunan SD Muhamadiyah Gantong
Destinasi lainnya yang juga menjadi seting film Laskar pelangi ialah SD Muhamadiyah Gantong atau yang dikenal dengan SD Laskar Pelangi. Sekolah ini adalah bangunan yang digunakan anak – anak asli Belitung dalam setting film Laskar Pelangi.

SD Muhamadiyah Gantong di Pulau belitung - pulau laskar pelangi

©wisatawan.id/Citra

Bangunan SD Muhammadiyah Gantong ini sebenarnya sudah tidak kokoh, namun sengaja tidak diruntuhkan karena banyaknya wisatawan yang ingin melihat langsung kondisi SD yang ada di dalam cerita film Laskar Pelangi. Lokasi ini memang sebenarnya replika, karena bangunan aslinya sendiri memang sudah tidak ada.

Bangunan yang diresmikan pada 27 November 2010 ini  masih berdiri meski papan yang digunakan sudah lapuk, beberapa atap seng bangunan ini sudah lepas. Papan nama gedung yang semula terpasang di depan kelas, kini sudah tidak tampak. Beralih ke ujung kanan Replika SD Muhammadiyah ini terdapat bangunan sumur yang juga replika.

Akses ke Pulau Belitung
Itulah wisata Belitung yang paling favorit dikunjungi  wisatawan. Nah bagi sobat yang masing bingung mengenai akses ke Pulau Belitung. Pulau Belitung sangat mudah disambangi. Berikut Jalur Akses menuju Pulau Belitung

  • Jalur Udara

Terdapat beberapa alternatif yaitu melalui Palembang ( Bandara Sultan mahmud Badaruddin II) ke Pangkal Pinang, Ibukota Propinsi Bangka Belitung, Batam ke Pangkal Pinang atau langsung memilih penerbangan ke Pangkal Pinang dari daerah – daerah tertentu. Setelah tiba di Pangkal Pinang kemudian langsung menuju Tanjung Pandan.

  • Jalur Laut

Jalur ini menguntungkan untuk beberapa wisatawan yang berdomisili di Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung, karena dapat menempuh perjalanan dengan jalur laut dan harganya pun lebih murah.

Tak kalah menawan: Pulau Pasumpahan.

Selain aksesnya yang cukup mudah ditempuh, destinasi pulau belitung juga menyediakan beberapa fasilitas yang bisa disewa wisatawan yaitu penginapan standar atau hotel, kano, boat, perlengkapan snorkling dan bagi yang ingin berwisata menggunakan pemandu pun, disini sobat bisa menyewa jasa pemandu.

https://i2.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/09/FullSizeRender-2-1.jpg?fit=640%2C443&ssl=1https://i2.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/09/FullSizeRender-2-1.jpg?resize=150%2C150&ssl=1CitraKepulauanPanorama Alam
Pulau Belitung - Sobat mungkin pernah menonton film Laksar Pelangi yang diangkat dari novel kepunyaan Andrea Hirata. Dalam film tersebut menceritakan kisah inspiratif anak – anak yang bersetting di Kepulauan Belitung. Sebelum membahas keindahannya, ada baiknya kita mengetahui letak geografis pulau ini. ©wisatawan.id/Citra Belitung, penduduk setempat menyebutnya dengan Belitong adalah sebuah...
The following two tabs change content below.

Citra

Engineer at Fedex Indonesia | Kawasaki Motor Indonesia
Industrial Engineer - Creative Writer - High Interest with Music, Design and Travelling.