Sedang cari Vespa?  Atau motor honda tahun 1970, honda C70? Di semarang ada satu tempat menarik yang asyik buat kalian yang butuh mengenang serta melihat keindahan barang-barang masa lalu. Well, tepatnya di Pasar Klitikan Semarang. Menyajikan ratusan, bahkan ribuan model barang antik masa lalu. Ada Vespa, mobil antik lengkap dengan onderdelnya.

Pasar Klitikan Semarang

Sepeda antik di Pasar Klitikan Semarang | Litalia
©wisatawan.id

Tak hanya mobil antik lengkap dengan onderdilnya, disana juga ada otomotif yang lain. Ada sepeda antik lengkap dengan onderdilnya, sepeda motor antik lengkap dengan onderdilnya, vespa lengkap dengan onderdilnya.  Selain otomotif, juga ada lampu, gramaphone, lukisan dan radio kuno. Hingga yang paling menarik bagi saya adalah buku-buku cetakan lama. Bahkan hingga keluaran tahun 60an yang menggunakan ejaan lama.

Sesuai dengan beragam barang antik yang disajikan, Pasar Klitikan Semarang memanglah pasar yang menjadi pusatnya barang-barang antik di Kota Semarang. Mirip dengan pasar Triwindu yang ada di Solo sebagai pusat berburu barang-barang antik disana. Pasar ini letaknya ada di kawasan kota lama, tepat di Pinggir jalan raya. Maka untuk menemukanya sangat mudah, tinggal ke kawasan Kota Lama saja.

Pasar Klitikan Semarang

Barang Antik di Pasar Klitikan Semarang | Litalia
©wisatawan.id

Sepeda yang di jual di sana adalah sepeda model lama yang masih menggunakan pembatas di tengahnya. Disana juga ada segala jenis Vespa yang kini sedang naik daun di kalangan anak muda. Anda juga boleh hanya membeli onderdilnya saja. Tergantung kesepakatan anda dengan penjual. Sebab tidak semua barang di jual terpisah, kadang ada beberapa yang harus di beli secara utuh.

Desain dan Isi Pasar Klitikan Semarang
Berbeda dengan kebanyakan pasar modern yang terdiri dari ruko-ruko berjajar, di Pasar Klitikan semarang seluruh barang di jual dengan model stand. Kecuali mobil dan motor yang di pajang langsung di pinggir-pinggir jalan raya Kota Lama.

Pasar Klitikan Semarang

Uang Lama Di Pasar Klitikan Semarang | Litalia
©wisatawan.id

Dari stand paling depan, anda akan menemui berbagai lukisan dan patung. Dan beberapa produk berukuran kecil seperti buku-buku terbitan lama, kaset dan CD yang terdiri dari kaset dan CD film maupun Album lagu, majalah-majalah edisi lama, Koin-koin yang terbuat dari kuningan dan tembaga, uang lama seperti satu sen, satu rupiah, 25 rupiah dan lain-lain.

Lalu juga ada uang kertas dengan berbagai nilai, patung dengan berbagai bentuk seperti patung punokawan, patung pangerang Diponegoro, patung dewi themis (dewi keadilan dalam hukum), stiker-stiker lama seperti stiker bertuliskan Kompas yang saya tidak tahu produk kapan itu.

Pasar Klitikan Semarang

Keris-keris lama | Litalia
©wisatawan.id

Pokoknya di stand paling depan yang dekat dengan jalan raya di tampilkan produk-produk kecil yang menarik para pengunjung. Sementara untuk stand yang agak masuk ke jalan raya, anda dapat menyaksikan beberapa barang antik yang terdiri dari sepeda onthel dengan berbagai bentuk dan tahun keluaran, jam yang terdiri dari jam tangan dan jam dinding. Jam tangan terdiri dari berbagai bentuk, ada yang terbuat dari kuningan dan tembaga juga. Ada jam tangan laki-laki dan jam tangan perempuan dan ada pula sepasang jam tangan.

Buku, Stand Favoritku
Jelas sebagai anak sejarah saya mencintai buku, apalagi buku-buku edisi lama. Mengingat untuk buku-buku sejarah, makin lama tahun cetakanya makin bagus sebagai referensi. Tetapi masalahnya, semakin lama tahun cetakanya semakin susah di cari. Apalagi peminatnya juga pasti sangat sedikit.

Pasar Klitikan Semarang

Buku dan CD di Pasar Klitikan Semarang | Litalia
©wisatawan.id

Di Pasar Klitikan Semarang, waktu saya habiskan berlama-lama di Stand buku. Rata-rata buku yang disediakan adalah buku edisi lama dengan ejaan lama pula. Ada berbagai penerbit menghiasi stand tersebut. Tetapi yang paling menarik bagi saya adalah buku berjudul Filsafat Dewasa Ini karya Prof Dr R.F Beerling seorang guru besar Universitas Indonesia terbitan tahun 1961. Membandingkan Fislafat pada buku lama dengan buku-buku baru bagi saya amat begitu menarik.

Oh ya, untuk memasuki pasar ini jelas tidak dipungut biaya apapun. Anda bisa berfoto-foto bersama barang-barang antik yang anda minati, termasuk juga bersama dengan mobil-mobil lama yang di pajang di jalan-jalan sekitar pasar di jalan raya Kota Lama. Bukankah berfoto di samping mobil antik memperlihatkan betapa Klassik dan kerenya kita. Itu menurut saya. Sementara untuk urusan harga, anda bisa mendapatkanya salah satu barang antik di Pasar Klitikan Semarang dengan harga dari 20 ribu hingga jutaan. Seperti buku yang saya beli seharga 30 ribu, dan salah satu mobil ada yang di hargai tujuh juta rupiah.

Wisata lainnya: Benteng Willem I Ambarawa

Selesai dari Pasar Klitikan Semarang, anda bisa mencicipi beberapa kuliner yang tersedia dekat dengan pasar tersebut. Yang pasti, pasar ini begitu menarik untuk di kunjungi, apalagi bagi anda pecinta otomotif motor Vespa dan kolektor barang antik lainnya. Pasar ini buka setiap hari sabtu dan minggu malam.

https://i1.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/06/Sepeda-antik-di-Pasar-Klitikan-Semarang.jpg?fit=777%2C600&ssl=1https://i1.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/06/Sepeda-antik-di-Pasar-Klitikan-Semarang.jpg?resize=150%2C150&ssl=1litaliaBerbudayaJatengPasar Antik,Semarang
Sedang cari Vespa?  Atau motor honda tahun 1970, honda C70? Di semarang ada satu tempat menarik yang asyik buat kalian yang butuh mengenang serta melihat keindahan barang-barang masa lalu. Well, tepatnya di Pasar Klitikan Semarang. Menyajikan ratusan, bahkan ribuan model barang antik masa lalu. Ada Vespa, mobil antik lengkap...
The following two tabs change content below.

litalia

Writer at Wisatawan.id
Sebagai anak jurusan pendidikan sejarah, tentu saya menyukai perjalanan. dalam setiap perjananan pula, akan saya abadikan dalam memori dan jepretan kamera.