Pantai Teluk Hijau atau dalam bahasa Inggris disebut Green Bay adalah salah satu ikon wisata Banyuwangi yang sering dimasukkan dalam wishlist para traveler ketika sedang berkunjung ke kota Banyuwangi. Kota yang terletak di lokasi paling ujung Jawa Timur ini, menyimpan banyak objek wisata menarik dan kebanyakan bertemakan alam. Teluk Ijo atau Teluk Hijau ini adalah sebuah surga tersembunyi yang perlu dikunjungi sobat traveler jika sedang berkunjung ke Banyuwangi.

pantai teluk hijau

Pantai Teluk Hijau. Via www.backpackerindonesia.com

Untuk menjelajahi kota Banyuwangi dan sekitarnya, sobat perlu mengumpulkan banyak informasi terutama soal transportasi dan juga lokasinya. Untuk pertama kali, sebaiknya sobat bepergian dalam satu rombongan kecil dan juga menggunakan tour agent. Karena lokasi wisata di Banyuwangi itu rata-rata letaknya tidak berdekatan, sebaiknya sewa satu mobil pribadi yang bisa ditumpangi lima sampai enam orang, sehingga sobat bisa menjelajah kota Banyuwangi dengan sepuasnya.

Persiapan sebelum keberangkatan

Jika berangkat dari Surabaya, sobat traveler bisa naik kereta api. Sesampainya di Banyuwangi, mobil travel akan siap mengantar ke tujuan. Buatlah itinery yang tidak kaku, kalau sobat tidak paham lokasi di sana, sebaiknya diskusikan kembali itinery yang dibuat dengan driver atau guide yang memang sangat mengerti seluk-beluk kota.

Jangan lupa perhatikan juga bulan di mana sobat traveling. Jika memasuki musim hujan, jangan lupa membawa payung atau jas hujan. Memasuki bulan Desember, sering sekali turun hujan tiba-tiba di kota cantik ini.

Akses menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Pantai Teluk Hijau terletak di area Taman Nasional Meru Betiri, Pesanggrahan Banyuwangi. Walau pesona alamnya sangatlah cantik, sayangnya akses atau jalan menuju lokasinya belum terawat baik. Banyaknya jalan berbatu, membuat perjalanan yang sesungguhnya tidak terlalu jauh jadi menghabiskan waktu agak lama.

Namun jangan khawatir, meskipun jalannya tidak rata dan bergelombang, sobat akan dapat menikmati pemandangan desa dan juga perkebunan yang menyejukkan mata. Mulai dari hamparan sawah yang hijau dan juga perkebunan kopi serta cokelat yang berjajar rapi.

Sebelum masuk ke dalam kawasan Taman Nasional, sobat harus melapor kepada petugas di pos penjagaan. Setelah melapor, sobat harus membayar tiket masuk sebesar 7500 per orang dan juga biaya parkir sesuai dengan jenis kendaraan. Jika mengendarai mobil, akan terkena biaya parkir sebesar 5000 sedangkan motor hanya 2000 saja.

Setelah menikmati hijaunya pemandangan sawah dan juga perkebunan, sobat akan memasuki wilayah pantai. Sebelum sampai di Pantai Teluk Hijau, kalian akan melewati pantai Sukamade dan baru sampai di pos pemberhentian kendaraan di pantai Rajegwesi.

Jalur perjalanan dari Rajegwesi ke Pantai Teluk Ijo

Kendaraan tidak bisa melanjutkan perjalanan dengan kendaraan pribadi dari pantai Rajegwesi ke Teluk Ijo. Setelah memarkir kendaraan, sobat traveler bisa memilih dua cara untuk menuju Pantai Teluk Ijo, bisa dengan trekking atau naik ojek. Yang paling recommended tentu saja dengan trekking. Walau harus berjalan sekitar setengah jam lebih, trekking tentu saja memberikan pengalaman yang lebih asyik daripada naik ojek.

Jalur perjalanannya dimulai dari kawasan perkampungan lalu mulai memasuki kawasan hutan. Nikmati saja jalanan berbatu dan juga suasana teduh di dalam kawasan hutan. Tetaplah berhati-hati karena beberapa menit sekali akan lewat motor ojek yang membawa pengunjung.

Jika sobat memilih untuk melakukan trekking, bawa perbekalan yang cukup seperti makanan kecil dan juga minuman. Melewati perkampungan, sawah dan juga perhutanan, tidak serta-merta menyajikan udara sejuk. Justru karena berada di dekat pantai, udara di sepanjang jalur trekking cukup membuat gerah. Tetap jaga kondisi badan agar tidak sampai dehidrasi di tengah perjalanan.

Setelah jalur trekking berakhir, sobat harus mendaki anak-anak tangga melalui bukit. Jalan menuju Pantai Teluk Hijau akan semakin sulit karena jalurnya naik turun serta sedikit curam. Sobat sebaiknya berjalan dengan waspada. Ada banyak bagian yang diberi tali tambang sebagai pegangan saat sedang berjalan.  Oleh sebab itu, gunakan alas kaki yang aman dan nyaman seperti sepatu trekking atau sandal gunung.

Enjoy the greenie beach

Sebelum benar-benar sampai di Pantai Teluk Hijau, sobat bisa rehat sejenak di Panti Batu yang jaraknya sekitar 300 meter dari Teluk Hijau. Pantai Batu ini adalah pantai yang tentunya banyak dihiasi batu-batu besar dan juga karang. Proses abrasi dari gelombang air laut, membentuk bebatuan-bebatuan unik yang bagus dijadikan spot mengambil foto.

pantai teluk ijo

Pantai Batu | ©wisatawan.id/Reffi

Puas berfoto ria dan istirahat di Pantai batu, lanjutkanlah perjalanan menuju Pantai Teluk Ijo. Wow, perjalanan panjang dan melelahkan terbayar lunas setelah sampai. Pasir yang putih dan juga air laut yang bergradasi warna hijau, sungguh membuat rasa lelah terhapuskan. Puaskan untuk mengambil foto bersama kawan, bermain di tepi pantai atau sekadar duduk menikmati pemandangan pantai.

Wisata menarik lainnya: Berpetualang di Taman Nasional Baluran, Banyuwangi.

Traveling ke Pantai Teluk Hijau sangat cocok untuk sobat traveler yang punya jiwa petualang tinggi. Paket lengkap dari kawasan pedesaan, sawah hingga pantai membuat suasana trekking sangat berkesan. Segera atur jadwal liburan dan ajak kawan-kawan berkunjung ke Pantai Teluk Hijau Banyuwangi yang menawan ini!

https://i2.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/11/pantai-teluk-hijau.jpg?fit=800%2C393&ssl=1https://i2.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/11/pantai-teluk-hijau.jpg?resize=150%2C150&ssl=1ReffiJatimPantaiBanyuwangi,Taman Nasional
Pantai Teluk Hijau atau dalam bahasa Inggris disebut Green Bay adalah salah satu ikon wisata Banyuwangi yang sering dimasukkan dalam wishlist para traveler ketika sedang berkunjung ke kota Banyuwangi. Kota yang terletak di lokasi paling ujung Jawa Timur ini, menyimpan banyak objek wisata menarik dan kebanyakan bertemakan alam. Teluk...
The following two tabs change content below.

Reffi

Seorang blogger di www.wordholic.com. Japanese interpreter. Penulis 4 novel dan puluhan antologi, book addict, travelholic