Pantai Santolo dan pantai sayang heulang adalah salah satu pantai yang berlokasi di Garut. Dari Bandung lama waktu yang ditempuh sekitar 7 jam.  Waktu yang tepat untuk berangkat dari Bandung adalah malam hari. Karena belum adanya akses dengan menggunakan angkutan umum, maka kami memilih menyewa sebuah mobil mini bus dengan harga sewa Rp 250.000/ hari. Setelah sampai kalian sampai di Pantai Sayang Heulang, di sini kalian akan disuguhkan oleh indahnya matahari terbit dari Pantai Sayang Heulang. Sayangnya pantai Sayang Heulang ini permukaannya banyak ditumbuhi karang. Jadi kalian tidak dapat berenang dengan bebas di sini.

Suasana Sunrise Pantai Sayang Heulang | Foto: Putri Budi @Koleksi WISATAWAN.ID
Pantai Santolo dan Pantai Sayang Heulang
Untuk mencapai Pantai Santolo dari Sayang Heulang, kalian bisa menggunakan perahu rakit dengan membayar sekitar Rp 1000. Lalu untuk mencapai di Pulau Santolo, kalian bisa menggunakan perahu nelayan dengan membayar Rp 2500. Garis pantai Santolo membentang panjang dengan pasir putihnya yang halus dan bersih membuat pantai ini layak untuk dijadikan destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Jalan untuk menuju lokasi ini juga sudah cukup baik.

Saya dan teman-teman lebih memilih lokasi penginapan di sekitar Pantai Sayang Heulang. Karena di sini lebih ramai dan akses menuju jalan pulang lebih dekat. Serta dekat dengan tempat kami memarkir kendaraan kami. Harga sewa penginapan di sekitar Pantai Sayang Heulang ini berkisar Rp 500.000 – Rp 750.000. Penginapan-penginapan tersebut dapat menampung hingga 15 orang. Jadi kalau kalian pergi beramai-ramai dengan teman-teman, harga sewa untuk perseorangnya lumayan murah.

Dermaga penyebrangan ke Pulau Santolo | Foto: Putri Budi @Koleksi WISATAWAN.ID
Pantai Santolo dan Pantai Sayang Heulang
Di Pulau Santolo sendiri terdapat beberapa penginapan. Namun, pada waktu itu, karena bukan musim liburan, maka suasana di sekitar pantai sangat sepi sekali. Di Pulau Santolo sini kalian dapat membeli beberapa souvenir kerajinan tangan khas Pulau Santolo. Kalian juga dapat memesan beberapa menu makan siang hasil laut di tempat makan sekitaran pulau sambil duduk di saung dan menikmati desiran ombak pantai yang tertiup angin.

Beberapa penduduk menawarkan water sport seperti banana boat dengan harga Rp 50.000 per orang. Kondisi air laut yang bergelombang memang seru jika kita mencoba permainan tersebut.

Sunrise di Pantai Sayang Heulang | Foto: Putri Budi @Koleksi WISATAWAN.ID
Pantai Santolo dan Pantai Sayang Heulang
Dari Pulau Santolo ke Pulau Sayang Heulang bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Karena dari siang hingga sore hari, air pantai surut, sehingga daratan dapat terlihat. Karena dasar lautnya banyak ditumbuhi karang-karang, kalian tidak akan kesulitan berjalan diatasnya. Hanya kalian harus berhati-hati dengan karang yang tajam dan licin.

Perjalanan menyeberang lautan ini memakan waktu kurang lebih satu jam karena kami berjalan santai sambil poto-poto dan menikmati kehidupan yang ada di sekitar karang.

Berjalan dari Pulau Santolo ke Pulau Sayang Heulang | Foto: Putri Budi @Koleksi WISATAWAN.ID
Pantai Santolo dan Pantai Sayang Heulang
Malam harinya di Pantai Sayang Heulang, di tempat kami menginap mereka menyediakan menu-menu hidangan laut. Lalu kami memesan beberapa menu hasil ikan laut untuk mereka olah menjadi hidangan makan malam yang lezat. Harga yang ditawarkan mereka dari menu-menu makanan laut terebut bervariasi dan pastinya dengan harga yang murah.

Setalah makan malam, kalian bisa bersantai di saung-saung pinggir pantai yang telah disediakan oleh pemilik penginapan. Udara pantai sejuk di malam hari jika berada di luar penginapan. Kami lebih memilih berada di luar penginapan daripada di dalam penginapan. Karena fasilitas yang disediakan tidak ada AC, melainkan hanya kipas angin biasa. Jangan lupa juga kalian untuk selalu membawa obat anti nyamuk. Karena nyamuk-nyamuk di sini sangat ganas sekali untuk menyerang.

Pantai Santolo | Foto: Putri Budi @Koleksi WISATAWAN.ID
Pantai Santolo dan Pantai Sayang Heulang
Fasilitas yang disediakan di destinasi wisata ini masih sangat minim. Seperti listrik yang hanya menyala sekitar 12 jam, Penerangan Jalan Umum (PJU) yang belum ada, serta belum adanya tempat khusus untuk parkir kendaraan yang aman. Fasilitas air bersih sudah ada. Mereka harus menampung air bersih tersebut di tempat penampungan saat listrik menyala dengan menggunakan pompa air listrik.

Bagi orang Bandung, karena lokasinya di pegunungan dan tidak ada pantai, pilihan pantai di Garut seperti pantai Santolo dan pantai sayang heulang inilah yang merupakan pilihan tepat karena aksesnya yang mudah dan tidak terlalu jauh.

Pantai menarik lainnya: Pantai Paniis Ujung Kulon.

Jika masih ada waktu, dalam perjalanan pulang ke Bandung, kalian bisa mampir di beberapa destinasi wisata sekitar Garut. Kalian juga dapat membeli beberapa oleh-oleh khas Garut yang berada di pinggir jalan selama kalian pulang menuju Bandung.

https://i0.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/05/pantai-santolo-5.jpg?fit=800%2C518&ssl=1https://i0.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/05/pantai-santolo-5.jpg?resize=150%2C150&ssl=1Putri BudiJabarPantaiGarut,wisata air
Pantai Santolo dan pantai sayang heulang adalah salah satu pantai yang berlokasi di Garut. Dari Bandung lama waktu yang ditempuh sekitar 7 jam.  Waktu yang tepat untuk berangkat dari Bandung adalah malam hari. Karena belum adanya akses dengan menggunakan angkutan umum, maka kami memilih menyewa sebuah mobil mini bus...
The following two tabs change content below.

Putri Budi

Explorer
A master student of tourism who likes to travel alot