Wisata Di Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong, WISATAWAN.ID – Kamu salah satu penonton TVRI atau MetroTv Jawa tengah? Kalau iya kemungkinan besar kamu pernah melihat tayangan Visit Jateng yang mempromosikan tiga lokasi sejarah, Lawang Sewu, Gua Kreo dan Klenteng Sam Poo Kong. Saya pribadi menduga, pilihan tiga tempat ini atas dasar sejarah masa lalu yang begitu kental di tempat tersebut.

Foto: Litalia @Koleksi WISATAWAN.ID
Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong
Tiga tempat tersebut memang memiliki nuansa sejarah yang begitu kental, lawang sewu ada sejarah pembantaian disitu, Gua kreo dihubungkan dengan perjuangan Sunan Kali Jaga yang mencari kayu sampai ke Semarang dan dibantu para kera, sementara Klenteng Sam Po Kong adalah bukti perjuangan dan mengenang Laksamana Tiongkok Zheng He/Cheng Ho yang beragama Islam.

Selain tiga tempat tersebut Jawa Tengah memiliki banyak tempat yang menarik. Terutama wisata religi. Salah satunya adalah Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong. Pagoda tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 45 meter ini adalah tempat ibadah untuk umat budha.

Patung Dewi Kwan Im | Foto: Litalia @Koleksi WISATAWAN.ID
Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong
Pagoda ini di bangun dengan tujuh tingkatan yang didesain semakin keatas maka akan semakin menyempit. Desainya sangat berbeda dengan pagoda-pagoda yang lain, membuat ini begitu dikagumi oleh berbagai kalangan terutama dari segi arsitektur. Orang-orang juga mengenal Pagoda Buddhagaya ini sebagai Pagoda Dewi Kwan Im. Mengapa demikian?

Cobalah anda datang kesini dan perhatikan, pagoda berbentuk segi delapan yang berukuran 15×15 meter ini pada tingkat ke dua hingga tingkat ke enam di pasang patung dewi kwan im (sang dewi cinta kasih). Ia menghadap ke seluruh penjuru mata angin, seolah menggambarkan bahwa kasih sayang harus diberikan ke seluruh arah.

Patung Dewi Kwan Im | Foto: Litalia @Koleksi WISATAWAN.ID
Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong
Sementara pada tingkat ke tujuh, jika anda coba perhatikan di pasang patung Amitaba, yakni guru besar para dewa dan manusia. Dipuncak pagoda, terdapat Stupa untuk menyimpan relik (butir-butir mutiara) keluar dari Sang Buddha. Selain di tempat-tempat tersebut, pada bagian depan pagoda juga terdapat patung Dewi Welas Asih serta Sang Buddha yang duduk dibawah pohon Bodi. Seolah menunjukkan sambutan atas ke datangan anda saat berkunjung.

Akses Menuju Lokasi
Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong, merupakan tempat ibadah untuk umat budha yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, di depan Markas Kodam IV Diponegoro, Watugong, Semarang. Pemerintah meresmikanya pada tahun 2006 lalu dan MURI smencatatnya ebagai pagoda tertinggi di Indonesia. Jika anda ingin kesana, hanya 45 menit dari pusat Kota Semarang. Tetapi jika anda berasal dari daerah lain, terutama jalur selatan dimana anda tidak perlu ke pusat kota terlebih dahulu. Anda cukup mengambil jalan dari Ungaran menuju pusat kota.

Ketika anda sudah memasuki Jalan Perintis Kemerdekaan, lihatlah Markas Kodam IV Diponegoro di sebalah kiri anda, semantara Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong ada di sebelah kanan anda.

Jika anda berasal dari jalur pantura, masuklah ke kota dulu lalu mengambil jalan menuju solo.

Fasilitas Yang Tersedia
Berapa biaya yang harus anda keluarkan? Tidak ada tarif khusus untuk masuk tempat ibadah anda, terserah anda mau memberikan berapa kepada penjaga di depan pintu masuk. Biasanya lima ribu setiap motor. Anda juga tidak ditarik biaya parkir, tenang saja. Dan lokasi parkirnya juga luas.

Di depan anda parkir terdapat cotage untuk para tamu menginap. Tepat di depan cotage terdapat Bangunan Dhammasala. Bangunan ini terdiri dari dua lantai, lantai dasar digunakan untuk ruang aula serbaguna yang luas dengan sebuah panggung didepannya sedangkan lantai atas untuk ruang Dhammasala.

Anda juga boleh menikmati dan jangan sampai anda lewatkan kesempatan ini.
Bagian-bagian dalam komplek Vihara memiliki detail yang ditata dengan rapi dipadukan dengan keasrian lingkungannya serta ditambah dengan keindahan arsitektur Tiongkok. Tempat ini memiliki relatif yang menyenangkan untuk berziarah, beribadah maupun sekedar mampir beristirahat melepas lelah dalam perjalanan.

Untuk beristirahat, anda bisa duduk di depan bangunan atau di bangunan-bangunan yang berada di sekitar pagoda ini.

Perbandingan Dengan Tempat Lain Yang Sejenis
Salah satu ciri khas tulisan saya adalah perbandingan dengan tempat lain, saya suka melakukan ini agar anda tidak salah pilih, mungkin.

Selain Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong ada dua tempat yang memiliki nuansa hampir sama yaitu Kompleks Kelenteng Sam Poo Kong dan Vihara Mahavira Graha Semarang.

Jika dibanding dengan kelenteng Sam Poo Kong tempat ini jauh lebih bisa dinikmati bagi anda yang ingin bersantai, semilir udara jauh lebih terasa disini. Lagi pula disini lebih sedikit tenang jika dibanding dengan Kelenteng Sam Poo Kong. Sementara untuk luasnya kelenteng Sam Poo Kong jauh lebih luas.

Lihat: Klenteng Sam Poo Kong.

Jika dibanding dengan Vihara Mahavira Graha Semarang, Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong jauh lebih terbuka. Vihara Mahavira Graha Semarang lebih terkesan sebai tempat ibadah murni, bukan tempat wisata religi.

Rekomendasi Untuk?
Saya katakan lokasi ini untuk siapa saja, apalagi bagi anda yang ingin bersantai dan merenggangkan persendian sehabis perjalanan. Untuk pendidikan juga oke, anda bisa mengenal berbagai hal yang berkaitan dengan ibadah agama budha. Jadi, mengapa tidak kita coba mampir ke sini, menikmati keasrian dan keindahan bangunanya. Selamat berkunjung. Yups..

https://i1.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/05/Foto-Pagoda-Copy-1.jpg?fit=633%2C370&ssl=1https://i1.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/05/Foto-Pagoda-Copy-1.jpg?resize=150%2C150&ssl=1Agung MujtabaBerbudayaJatengPagoda,Semarang,Wisata Bangunan Tua,Wisata Religi,Wisata Rohani,Wisata Sejarah
Wisata Di Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong, WISATAWAN.ID - Kamu salah satu penonton TVRI atau MetroTv Jawa tengah? Kalau iya kemungkinan besar kamu pernah melihat tayangan Visit Jateng yang mempromosikan tiga lokasi sejarah, Lawang Sewu, Gua Kreo dan Klenteng Sam Poo Kong. Saya pribadi menduga, pilihan tiga tempat ini atas dasar...
The following two tabs change content below.

Agung Mujtaba

Administrator at Wisatawan.id
Saya berpikir, sesuatu hal pantas dikatakan indah jika terlihat sama dengan fotonya.