Di Goa Kreo Semarang sobat akan disambut oleh ratusan kera yang tinggal pada pulau kecil di tengah-tengah waduk jatibarang. Jembatan penghubung ke pulau yang di cat berwarna merah khas jembatan jepang pun banyak ditempati kera. Dengan latar pulau kecil di tengah waduk atau waduk itu sendiri, sobat akan mendapatkan foto diri yang apik di atas jembatan.

Goa kreo semarang

©wisatawan.id/Litalia

Asal Mula dan Sejarah Ratusan Kera

Mitosnya ribuan kera yang ada di Goa Kreo Semarang telah tinggal sejak puluhan tahun yang lalu sebagai janji setia mereka kepada sunan kalijaga. Mereka bertemu dengan kanjeng sunan ketika kanjeng sunan mencari kayu jati untuk pembangunan masjid agung demak. Sunan kalijaga membawa kayu jati ke demak dengan cara dihanyutkan, sayang waktu itu kayu tersangkut.

Hingga datanglah kera sejumlah empat ekor dengan warna berbeda. Merah, hitam, putih dan kuning. Mereka dapat berbicara dengan kanjeng Sunan Kalijaga, hal ini tak lain karena karomah beliau yang mampu berbicara pada seluruh hewan maupun tumbuhan. Mereka membantu menghanyutkan kayu. Selesai membantu, merekapun menghendaki untuk ikut kanjeng sunan. Sayang sekali lagi, kanjeng sunan tak mengijinkan. Tetapi malah memerintahkan mereka untuk menjaga tempat tersebut. Maka janji setia di ucapkan, dan hingga saat ini, ratusan kera menempati daratan di tengah-tengah waduk besar bernama waduk jati barang.

Itulah awal mula kisah keberadaan kera di Goa Kreo Semarang. mereka setia menjaga Gua hingga pulahan tahun lamanya. Bahkan hingga sekarang dan entah kapan akan berakhir. Hasilnya, kini bahkan mereka telah jinak kepada masyarakat setempat. Maka di kelolalah tempat tersebut sebagai bagian dari destinasi wisata alam milik pemerintah kota semarang.

Lokasi Goa Kreo Semarang, Goa Di Pulau Kecil Di Tengah Waduk Jatibarang

Nama goa kreo di ambil dari wejangan kepada kera yang telah membantu beliau. Beliau berpesan kepada mereka untuk “ngreho” yang dalam bahasa indonesia berarti memelihara atau menjaga. Kemudia oleh masyarakat di sebut Kreo. Benar saja, hingga sekarang gpa di pulau tersebut masih terjaga apik. Lokasi Goa Kreo ada di Jl Goa Kreo desa Kandri Kecamatan Gunungpati Kabupaten Semarang. Untuk masuk ke lokasi sobat hanya dikenai biaya 3 ribu rupiah per orang.

Kera di Jembatan menuju Gua Kreo

©wisatawan.id/Litalia

Menariknya, sejak dibuka sebagai tempat lokasi beberapa tahun yang lalu, kera-kera yang tinggal di Goa Kreo akrab dengan manusia. Mereka seolah sudah terbiasa hidup berdekatan dengan pengunjung. Jadi bagi anda yang berkunjung ke Goa Kreo Semarang, jangan takut untuk berfoto dengan kera-kera, dan beberapa pengunjung memang melakukan itu. Terutama ketika para kera bergelantungan di sepanjang jembatan penghubung.

Walau memang perlu diingat, ada beberapa kera yang seolah jadi penguasa tempat tersebut dan sedikit lebih galak. Juga pada kera yang sedang memiliki anak akan sedikit agresif bila di dekati. Para pengunjung dapat memberikan makanan kepada para kera. Tetapi tetap hati-hati, sebab para kera biasanya merampas makanan yang anda bawa, termasuk juga yang berada dalam tas atau plastik. Sebaiknya sobat jangan memegang kera-kera di sana, mungkin bisa menyerang sobat.

Ketika sudah sampai di pulau letak Goa Kreo Semarang berada, silakan sobat masuk saja. Ada dua goa di sana, hanya saja yang satu sangat pendek. Sementara yang satunya lagi cukup untuk sobat bermain-main. Tetap jaga sikap selama di sana, hindari merusak sesuatu dan meninggalkan sampah. Di sana sobat juga bisa duduk-duduk di samping mulut goa. Atau sobat juga bisa naik ke atas pulau tersebut melalui jalan yang telah di sediakan. Dari atas pulau tersebut, sobat akan melihat pemandangan alam sekitar secara lebih jelas.

Hanya saja, jalan yang dibuat untuk naik ke atas Goa Kreo masih terbilang apa adanya, hanya menggunakan pagar bambu. Bahkan beberapa tidak menggunakan pagar sama sekali dan langsung menghadap ke waduk. Jadi hati-hatilah ketika hendak naik, terutama pada saat musim hujan, jalanan cukup licin.

Wisata Terdekat Goa Kreo Semarang

Dari goa kreo, sobat bisa memilih beberapa wisata lain yang dekat denganya. Setidaknya ada beberapa lokasi yang bisa sobat pilih:

  1. Dari Goa Kreo sebenarnya sobat bisa langsung pindah ke wisata waduk jatibarang. Waduk jatibarang inilah yang mengelilingi Goa kreo. Di sana tersedia berbagai permainan air yang bisa sobat manfaatkan. Termasuk juga wisata keliling waduk mengunakan perahu yang telah di sediakan. Lalu di tengah-tengah waduk, sobat dapat berfoto.
  2. Kalau sobat ingin kembali ke arah Kota Semarang atau Ke Jakarta, sobat bisa mampir terlebih dahulu ke Desa Wisata Kalipancur. Di sana sobat akan menemukan kemasan wisata alam dan buatan yang menarik. Di mana di sana terdapat bangkai pesawat yang sangat apik digunakan untuk latar foto. Sobat juga bisa bermain ke Japanese Vilage dan menikmati hidangan jepang di sana.

Wisata menarik lainnya: Wanawisata air di Waduk Jatibarang Semarang.

Yups, itulah Goa Kreo. Destinasi wisata alam yang sarat legenda. Mengapa? Sebab kalau dipikir secara nalar, cukup sulit untuk bisa menjawab pertanyaan mengapa para kera tersebut tinggal di sana. Padahal tak cukup banyak makanan kesukaan mereka. Silakan sobat buktikan sendiri, tetapi jangan malam hari ya. Sudah di tutup dan kera kembali ke pepohonan.

 

https://i0.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/10/P_20160313_172658_BF.jpg?fit=1024%2C768&ssl=1https://i0.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/10/P_20160313_172658_BF.jpg?resize=150%2C150&ssl=1litaliaJatengWisata AlamGoa,Wisata Sejarah
Di Goa Kreo Semarang sobat akan disambut oleh ratusan kera yang tinggal pada pulau kecil di tengah-tengah waduk jatibarang. Jembatan penghubung ke pulau yang di cat berwarna merah khas jembatan jepang pun banyak ditempati kera. Dengan latar pulau kecil di tengah waduk atau waduk itu sendiri, sobat akan mendapatkan...
The following two tabs change content below.

litalia

Writer at Wisatawan.id
Sebagai anak jurusan pendidikan sejarah, tentu saya menyukai perjalanan. dalam setiap perjananan pula, akan saya abadikan dalam memori dan jepretan kamera.