Desa Wisata Lembah Kalipancur Semarang adalah salah satu tempat wisata populer di Semarang, lokasinya berada di daerah Manyaran, tepatnya di Jalan Raya Kalipancur, Manyaran, Semarang. Cukup dekat dari Goa Kreo atau Waduk Jatibarang. Mampirlah sejenak untuk menikmati secuil keindahan dari Semarang di antara puluhan keindahan Semarang.

bangkai pesawat di desa wisata lembah kalipancur semarang

Bangkai pesawat | ©wisatawan.id/Litalia

Di Desa Wisata Lembah Kalipancur Semarang, sobat bisa menikmati berbagai fasilitas yang berada pada jalur ­one-way, jadi gak perlu bolak-balik. Dimulai dari kolam renang dan sepeda air, kandang rusa, Aeroplane Cafe, kandang sapi dan kambing, hutan jati, kandang rusa, Western Village (Japanese Village dan Texas Village), Balinese Village hingga di warung makan dan pemancingan.

Beberapa spot mungkin sobat temui, seperti memancing dan menikmati masakan ikan tawar, berenang dan bermain sepeda air, melihat hewan-hewan di kebun binatang mini di tempat lain. Tapi untuk Aeroplane Cafe dan Japanese Village? Sangat jarang, bukan? Desa Wisata Lembah Kalipancur Semarang memang bagaikan lembah keindahan yang tersembunyi.

Akses Menuju Desa Wisata Kalipancur Semarang
Akses menuju Desa Wisata Kalipancur tak begitu sulit. Sobat hanya perlu mengambil jalan ke arah Gunungpati (Unnes Gunungpati) lalu lewat perumahan Greenwood. Atau jika dari Sam Poo Kong bisa mengikuti petunjuk arah menuju Goa Kreo. Desa Wisata Lembah Kalipancur berada di sebelah kiri setelah turunan.

Saat memasuki Japanese Village, sobat akan disambut oleh gapura merah besar Toori. Di Jepang sobat bisa menemukan gapura ini di depan pintu masuk Kuil Shinto, sobat bisa bersantap di restoran ini dengan aroma khas jepang.

Bedanya, di Kalipancur gapura tersebut diletakkan di tengah-tengah danau buatan. Di pinggir danau buatan terdapat pondok-pondok makan, pas untuk sobat yang ingin mencicipi makanan sambil menikmati aroma negeri matahari terbit. Suasana Jepang akan semakin terasa saat menatap ornamen huruf kanji ang berada di pinggir pondok makan tersebut.

Keindahan Japanese Village Desa Wisata Lembah Kalipancur
Meski tak ada bunga sakura tapi di sana ada pepohonan rindang yang lebih banyak bunganya daripada daunnya. Tentu bunganya bukan berwarna merah muda tapi merah, sedikit mirip lah, hehe, namanya juga mencicipi.

Tapi tak perlu kecewa karena masih ada rumah khas Jepang di mana dinding-dinding rumah tersebut sengaja dipasang ornamen-ornamen Jepang seperti bunga sakura dan kuil. Pun, di desa Jepang sobat bisa menikmati aroma Jepang sambil duduk di deretan kursi.

Setelah berpuas diri menghirup aroma Jepang di Desa Wisata Lembah Kalipancur Semarang, sobat bisa menuju bangkai pesawat yang disebut Aeroplane Cafe untuk mencicipi sensasi terbang. Meski hanya bangkai pesawat bukan berarti beraroma busuk dan menjijikkan, justru udara di sini masih segar karena terdapat rerimbunan pohon dan semak.

bangkai pesawat di desa wisata lembah kalipancur semarang

Bangkai pesawat | ©wisatawan.id/Litalia

Bangkai pesawat ini akan dijadikan restoran, tapi untuk saat ini masih dalam proses. Meski begitu, sobat tetap bisa menginjakkan kaki di bangkai pesawat. Bagian sayap pesawat sering dijadikan spot favorit untuk berfoto. Jika perut tiba-tiba berbunyi minta diisi, sobat tak perlu khawatir karena di dekat bangkai pesawat terdapat aula yang menjajakan makanan ringan untuk menunda lapar sobat sebelum makan besar.

Meski bangkai pesawat masih lengkap sobat tetap harus berhati-hati karena jendela pesawat ada yang tak berkaca. Pun, beberapa bagian ada yang berkarat dan berlubang karena kurangnya perawatan, dan saat ini pengelola masih dalam usaha untuk merenovasinya.

Setidaknya, sobat bisa merasakan sensasi terbang di sini, duduk di pesawat sambil menatap langit biru dengan awan yang bergerak. Maklum, Desa Wisata Lembah Kalipancur terletak di dataran tinggi Semarang.

Sobat tak perlu membayar tiket masuk untuk menikmati aroma jepang dan bangkai pesawat di Desa Wisata Lembah Kalipancur Semarang. Cukup membayar parkir Rp 4.000,00 per motor sobat sudah bisa menginjakkan kaki dan menikmati suasana Jepang dan bangkai pesawat dalam satu tempat. Jika ingin menikmati semua spot di Desa Wisata Lembah Kalipancur, datanglah saat musim penghujan. Karena beberapa spot ditutup karena kurang air.

Lokasi Wisata Terdekat
Jika sudah berkunjung ke Desa Wisata Lembah Kalipancur Semarang, selain berkunjung ke Gua Kreo dan waduk Jatibarang, sobat juga bisa menuju ke Klenteng Sampookong. Di sana sobat akan menyaksikan keindahan kuil yang pernah menjadi tempat persinggahan laksamana beragama Islam, laksamana Ceh Hoo. Nuansa China benar-benar akan sobat temukan di sana. Ibaratnya, sehabis ke Jepang sobat pindah ke China, benar-benar bakal jadi paket liburan yang lengkap.

Coba: Klenteng Sam poo kong.

Jadi, mengapa tak coba sobat luangkan waktu di liburan minggu depan? Sesekali menikmati Japanese Village tentu bakal jadi liburan yang berkesan. Apalagi di temani secangkir teh khas jepang.

https://i1.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/10/Desa-Wisata-Lembah-Kalipancur-semarang.jpg?fit=1024%2C575&ssl=1https://i1.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/10/Desa-Wisata-Lembah-Kalipancur-semarang.jpg?resize=150%2C150&ssl=1litaliaBerbudayaJatengDesa Wisata,Semarang,Taman Bermain
Desa Wisata Lembah Kalipancur Semarang adalah salah satu tempat wisata populer di Semarang, lokasinya berada di daerah Manyaran, tepatnya di Jalan Raya Kalipancur, Manyaran, Semarang. Cukup dekat dari Goa Kreo atau Waduk Jatibarang. Mampirlah sejenak untuk menikmati secuil keindahan dari Semarang di antara puluhan keindahan Semarang. Bangkai pesawat | ©wisatawan.id/Litalia Di...
The following two tabs change content below.

litalia

Writer at Wisatawan.id
Sebagai anak jurusan pendidikan sejarah, tentu saya menyukai perjalanan. dalam setiap perjananan pula, akan saya abadikan dalam memori dan jepretan kamera.