Kamu mungkin pernah mendengar nama Taman Nasional Ujung Kulon. Tempat yang menjadi habitat badak Jawa, spesies badak langka dan satu-satunya di dunia yang hanya bisa ditemukan di daerah ini. Nah, jika Taman Nasional Ujung Kulon terkenal dengan badak Jawa dan keindahan pulau-pulaunya, maka kamu juga perlu tahu bahwa ada air terjun yang sangat indah yang juga berada di dalam kawasan Taman Nasional ini. Air terjun tersebut dikenal dengan nama Curug Paniisan.

Curug Paniisan Ujung Kulon, mata air kedamaian

Curug Paniisan Ujung Kulon, mata air kedamaian

Bagi kamu traveler yang senang berpetualang ke alam, tempat yang satu ini mungkin bisa kamu masukkan dalam list perjalanan kamu berikutnya. Tempat yang berada di kabupaten Pandeglang ini menawarkan pesona keindahan yang akan membuat kamu takjub dengan suguhan pemandangan alam sepanjang perjalanan.

Curug Paniisan diambil dari nama kampung Paniis dimana tempat ini berlokasi. Paniis dalam bahasa lokal berarti tempat yang bisa memberikan kedamaian. Maka tak heran jika keindahan Curug Paniis mampu membuat kamu menemukan kedamaian dan ketenangan, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai tempat rekreasi untuk menghilangkan kepenatan sejenak. Siap memulai petualanganmu ke tempat ini? jika ia, mari kita mengulas beberapa informasi yang bisa kamu jadikan panduan selama liburan.

Yang Menarik Dari Wisata Curug Paniisan

Hal pertama yang perlu kamu tahu bahwa salah satu yang menjadi keunikan dari tempat ini adalah kamu bisa menemukan 7 curug atau sumber mata air. Mata air yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat desa dimana mereka mengairi sawah pertanian dari curug ini. Jika di tempat lain mungkin kamu hanya bisa melihat satu air terjun, maka di sini kamu bisa melihat tujuh buah sekaligus. Menarik bukan?

Fakta kedua, tempat ini berada dalam kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Sehingga jika kamu berkunjung ke sini, maka jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat eksotis lain yang tak kalah indah. Ketiga, bagi kamu yang suka berpetualang ke alam, tempat ini tentu akan memanjakan kamu, karena ada banyak hal sepanjang perjalanan yang bisa kamu temui sebelum sampai di sini.

Jarak Curug dengan perkampungan adalah sekitar 2 kilometer yang hanya bisa dilakukan dengan trekking. Kamu akan melewati areal persawahan berderet-deret yang menghijau sejauh mata memandang, masuk ke hutan dengan ketinggian tanah mulai dari rendah hingga menanjak. Ini akan menjadi sensasi tersendiri bagi kamu yang senang dengan kehidupan di alam.

Di sini kamu akan mendengar suara merdu burung-burung dan binatang-binatang liar lain. Jika beruntung kamu bisa melihat oak Jawa, primata endemik pulau Jawa yang lucu, atau monyet ekor panjang yang berteriak bersahutan-sahutan dan sering berlindung di balik pohon-pohon tinggi. Sebagai kawasan taman nasional, biodiversiti tempat ini sangat beragam. Sangat banyak flora dan fauna endemik khas Ujung Kulon yang bisa kamu temui di sini.

Konon karena letusan gunung Krakatau dahsyat yang terjadi tahun 1883 menyebabkan kawasan ini menjadi subur. Ini akan menjadi keuntungan lain yang kamu dapatkan jika ke tempat ini, karena kamu bisa berlibur sambil memperkaya pengetahuan kamu tentang flora dan fauna di Indonesia. Wajar saja jika Kampung Paniis sering dikunjungi oleh rombongan peneliti baik dari universitas maupun umum.

Uniknya, salah satu aktivitas yang bisa kamu lakukan jika ke sini adalah mencoba menanam padi bersama warga. Ini tentu kegiatan yang jarang kamu lakukan atau bahkan tidak pernah selama kamu hidup. Jadi jangan lewatkan kesempatan ini ya.

Mengenai tour guide, ada kelompok Paniis Lestari yang siap membantu kamu. Pemuda-pemuda kece ini sudah terlatih untuk menjadi tour guide kok. Mereka terkadang mengantar rombongan wisatawan ke Curug atau menanam terumbu karang di Pulau Badul. Maklumlah, tiap tahun mereka menjalankan program Revive the Reef bekerjasama dengan WWF untuk melakukan konservasi terumbu karang di sekitar Pulau Badul dan Pantai Paniis.

sawah yang menghijau sejauh mata memandang

sawah yang menghijau sejauh mata memandang

Rute Menuju Curug Paniisan

Tempat ini memang cukup jauh dari Jakarta. butuh waktu sekitar 8 jam dengan mobil melewati jalanan yang berlubang sana-sini. Tapi jangan khawatir karena kamu tidak akan merasakan kebosanan di atas mobil jika melihat pemandangan yang ditawarkan di sisi kanan jalan. Mulai dari pantai berpasir putih, gunung-gunung tinggi, sawah berderet-deret, dan rumah-rumah warga yang masih tradisional.

Untuk sampai di tempat ini, kamu bisa memilih salah satu rute. Jika kamu lewat dari arah Cilegon melewati Pantai Anyer dan Carita, kamu bisa memilih rute Labuan-Panimbang-Cigeulis Sumur-Cinibung-Kampung Garung-Paniis Tamanjaya.

Fasilitas Yang Tersedia

Kampung Paniis sebenarnya telah ditetapkan sebagai kampung wisata oleh Dinas Pariwisata Pandeglang, sehingga fasilitas berwisata telah disediakan yang pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat lokal. Jika ingin berwisata di sini, maka rugi rasanya kalau kamu tidak menjelajah ke destinasi wisata lainnya. Kamu bisa menginap di rumah warga. Mereka akan dengan senang hati mempersiapkan menu makanan untuk kamu. Benar-benar seperti berlibur di rumah sendiri deh.

homestay yang berada di Kampung Paniis

homestay yang berada di Kampung Paniis

Wisata terkait: Pantai Paniis Ujung Kulon.

Fasilitas lain yang tersedia adalah kamar mandi dan gazebo pertemuan. Jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang wisata lain seperti Pulau Badul atau pulau-pulau di sekitar Ujung Kulon, maka kelompok Panles, akan dengan senang hati membantu kamu. Jangan lupa menikmati keindahan sunset Pantai Paniis ya. Gimana? Sudah siap memulai liburan berkesan kamu di Ujung Kulon?

https://i0.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/07/RMD_2526-Copy.jpg?fit=299%2C448&ssl=1https://i0.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/07/RMD_2526-Copy.jpg?resize=150%2C150&ssl=1RaranasirBantenWisata AlamCurug,Pandeglang,Taman Nasional,Ujung Kulon,wisata air
Kamu mungkin pernah mendengar nama Taman Nasional Ujung Kulon. Tempat yang menjadi habitat badak Jawa, spesies badak langka dan satu-satunya di dunia yang hanya bisa ditemukan di daerah ini. Nah, jika Taman Nasional Ujung Kulon terkenal dengan badak Jawa dan keindahan pulau-pulaunya, maka kamu juga perlu tahu bahwa ada...
The following two tabs change content below.

Raranasir

Explorer
Lulusan Hubungan Internasional yang senang berpetualang, membaca karya sastra, dan menulis. Silahkan berkunjung ke blog pribadi hijrahnasir.wordpress.com dan cerita perjalanan litondreams.blogspot.com