Banyak legenda yang membungkus adanya Bukit Gunung Tidar Magelang. Ada yang mengatakan bahwa bukit Gunung Tidar di Magelang sebagai paku yang menancapkan pulau Jawa yang melayang-layang di tanah. Hal itulah yang menyebabkan Gunung Tidar disebut sebagai “Pakuning Tanah Jawa”. Ada pula kisah jika Jawa dulu hanya dihuni oleh makhluk halus.

bukit gunung tidar magelang

©wisatawan.id/Litalia

Baru setalah diadakan “tumbal” di lima lokasi—Gunung Tidar di Magelang salah satunya—Jawa  mulai dihuni manusia dan masih banyak lagi. Bukit Gunung Tidar Magelang tak hanya kaya akan legenda tapi juga keindahan alam yang terjadi di tengah-tengah pulau Jawa. Gunung dengan ketinggian 503 meter ini cocok untuk pendaki pemula. Latihan mendaki atau pemanasan sebelum pendakian sebenarnya, semacam itu.

Rerimbunan pohon pinus dan berbagai tanaman salak akan sobat jumpai saat mengunjungi Gunung Tidar. Juga pohon beringin tua yang membuat Gunung Tidar kian rindang. Angin sepoi-sepoi akan menerpa wajah sobat sambil menikmati kiri kanan yang juga ditumbuhi pohon cemara.

Religi Bukit Gunung Tidar Magelang

Ibaratnya sambil menyelam minum air. Selain latihan mendaki sobat juga bisa melakukan wisata religi di Pakuning Tanah Jawa ini. Salah satu legenda yang terkenal tentang Gunung Tidar adalah pertempuran kyai-kyai besar dalam menumbangkan raja jin. Dulu Gunung Tidar banyak memakan korban karena setiap orang yang datang selalu berakhir dengan kematian. Oleh karena itu gunung ini dinamai Tidar yang berasal dari mati dan modar yang berarti Meninggal. Baru setelah raja jin dikalahkan, Gunung Tidar aman untuk disambangi.

Ada tiga makam yang bisa sobat kunjungi. Salah satunya makan Kyai Semar—yang konon sebagai penjaga Gunung Tidar—yang berada di puncak gunung. Makam tersebut unik, berbentuk kerucut, tidak menyeramkan pula. Juga ada makan Syeh Sibakir—yang konon berhasil mengusir raja jin dari Gunung Tidar—yang dikelilingi pagar besi dan makam Kyai Sepanjang yang merupakan tombak dari Syeh Sibakir dalam mengalahkan raja jin.

Tak perlu khawatir akan terpeleset atau bayangan tracking yang buruk. Pemerintah sudah merenovasi jalan setapak untuk mencapai puncak Gunung Tidar. Sobat bisa menyusuri anak tangga sebanyak 400. Tangga tersebut diapit dua pembatas sebagai tepian agar sobat bisa berpegangan sehingga bisa menjamin keselamatan. Pun ada jalan setapak yang terbuat dari semen yang membuat perjalanan sobat lebih aman dan nyaman.

Setelah sampai di puncak Gunung Tidar, sobat bisa menikmati kota Magelang dari atas. Sobat juga bisa melihat sebuah tugu yang bisa mengingatkan kita untuk mengakui kesalahan. Tugu yang bersimbol “So” dalam huruf jawa pada tiga sisinya yang berarti “Sopo Salah Seleh”. Tugu tersebut berada di tengah lapangan yang luas.

Lokasi Bukit Tidar Magelang

bukit-gunung-tidar-magelangLetaknya yang berada di tengah-tengah kota Magelang membuat jalur ke Gunung Tidar tidak sulit. Sobat hanya perlu ke Magelang dan sampai di terminal angkutan kota Magelang, karena Gunung Tidar terletak di belakangnya. Sebelum memasuki Gunung Tidar sobat wajib melapor ke pos juru kunci. Tenang, letak pos juru kunci berada tepat di depan pintu masuk. Hal ini agar sobat aman saat berwisata di Gunung Tidar, mengingat gunung ini sedikit mistis. Sobat juga tidak perlu membayar tiket masuk, cukup membayar parkir dan mengisi kotak amal seiklasnya.

Dengan lokasi yang begitu dekat dengan kawasan perkotaan, bukit gunung tidar magelang sering di jadikan para kaula muda melepas penat. Jalan bersama menyusuri area pegunungan untuk melihat kota magelang dari atas, sungguh pemandangan yang luar biasa.

Wisata Terdekat

Jika sobat masih punya waktu setelah berkunjung dari bukit tidar magelang, sobat bisa mengunjungi lokasi wisata terdekat lainnya, diantaranya adalah:

  1. Alun-alun Kota Magelang sekaligus ke Pasar Pecinan. Dari bukit Gunung tidar Megelang, hanya beberapa menit saja menuju alun-alun. Sobat bisa menikmati aneka makanan dan bersantai di sana. Dari situ, sobat juga bisa berkunjung ke kawasan pasar pecinan. Silakan berbelanja di sana.
  2. Taman kiai langgeng. Jika waktu sobat masih memungkinkan, silakan berkunjung ke taman kiai langgeng, ada banyak arena permainan keluarga di sana. Tetapi waktu berkunjungnya hanya sampai jam 5 sore saja.

Wisata lainnya: Pelangi di Curug Grenjengan Kembar, Magelang

Rerimbunan pohon pinus dan salak yang berada di Gunung Tidar adalah hasil dari rebosisasi tahun 1960an. Jadi, agar sobat masih bisa merasakan udara segar dari pohon, jagalah kebersihan saat ke Gunung Tidar. Tunggu apa lagi? Ayo berwisata religi sambil latihan mendaki di Gunung Tidar Magelang. Yang pasti siapkan fisik sobat.

https://i1.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/10/tugu-bukit-gunung-tidar-magelang-595x1024-1.jpg?fit=592%2C579&ssl=1https://i1.wp.com/www.wisatawan.id/wp-content/uploads/2016/10/tugu-bukit-gunung-tidar-magelang-595x1024-1.jpg?resize=150%2C150&ssl=1litaliaHikingGunung,Magelang,Napak Tilas,Wisata Mistis,Wisata Religi
Banyak legenda yang membungkus adanya Bukit Gunung Tidar Magelang. Ada yang mengatakan bahwa bukit Gunung Tidar di Magelang sebagai paku yang menancapkan pulau Jawa yang melayang-layang di tanah. Hal itulah yang menyebabkan Gunung Tidar disebut sebagai “Pakuning Tanah Jawa”. Ada pula kisah jika Jawa dulu hanya dihuni oleh makhluk...
The following two tabs change content below.

litalia

Writer at Wisatawan.id
Sebagai anak jurusan pendidikan sejarah, tentu saya menyukai perjalanan. dalam setiap perjananan pula, akan saya abadikan dalam memori dan jepretan kamera.